malam itu sejenak aku diam
mengamati apa yang tertangkap oleh retina ku.
semakin lama terkumpul bayangan yang terpisah dalam kegelapan
makin dalam ku amati , bayangan itu semakin jelas
jelas dan menunjukkan sesosok tubuh tegap dan tinggi
dia...
dia datang dalam kegelapan yang sunyi
mnyembunyikan banyak rahasia dalam kemelut cinta yang semakin bergejolak
aku diam membisu
tak dapat kata terucap dari mulut kecil ini
hanya diam mengamati dan terus memperhatikan
ingin aku berteriak dan berlari memeluknya
membisikkan betap rindu ini menyiksaku
betap rindu ini semakin panjang berarah dalam kepastian yang ku tunggu
god...
what"s he love me???
i don't know
dalam waktu yang semakin singkat berlalu
bayangan itu mendekat
mendekat dan menghampiri diri yang hampa
kemudian suaranya menggema dalam kesunyian..
"bertahanlah bersamaku"
aku tertegun...
rindu ini semakin bergejolak..semakin mengeras.. semakin kuat... semakin ingin meledak.
dan kemudian bayangan itu menghilang
hingga aku hanya mampu membisu dalam kerinduan yang semakin membara dalam ketidakpastian....
setiap orang memiliki ceritanya masing-masing...tapi disini,saya menceritakan yang tak pernah terungkap tentang aku,dia,dan mereka. cerita cinta,seks,persahabatan,keluarga,dan pertobatan. semua kisah nyata tapi tidak untuk menjatuhkan atau menjudge seseorang n menjadi satu dan terangkum dalam blog ini. SELAMAT MEMBACA dan AMBIL PELAJARANNYA...just share!!!!
Minggu, 30 Juni 2013
Sabtu, 01 Juni 2013
The third sex story
malam itu seperti biasanya...
bete..bete..bete..
at last, mulai lagi deh beraksi keluar rumah diem-diem...
entah ini malam ke berapa gue kabur dari rumah.
dan kembali seperti biasanya, gue maen di basecamp biasa.
pas gue dah dateng, disitu cuma ada beberapa anak-anak kumpul.
mungkin karna lagi UAS dikampus, jadi tongkrongan sepi deh.
aahhh,,gak persetanlah mau sepi atau rame.tapi, yang pasti gue dah dateng dan mau menghabiskan malam ini disini.
"diem aja lo wil?" tanya raya membuyarkan lamunan gue saat itu.
"oiii, nape????gak gue cuma lagi mikir, besok uas nyontek ma sape.hahahahahhaha" jawab gue memecah keheningan sambil ketawa ngakak.
"azzzzzzzz,,,masih aja lo nyontek. belajar lo!!!hahahahhaha" timpal raya lagi.
"kamprett lo,,, udah belajar gue. cuma gimana yah, takut gak dapet A+ aja nilai gue.hahahahha"
"anyinggg,, gaya lo brayy... otak lo ujungnya ++ mulu" ledek raya kembali.
"asu lo...maksud gue nilai A+ , bukan ++. otak lo aja isinya selangkangan mulu,bhahahahahhahaahha"
skak mat deh raya seketika.
"kamprett lo,,, udah belajar gue. cuma gimana yah, takut gak dapet A+ aja nilai gue.hahahahha"
"anyinggg,, gaya lo brayy... otak lo ujungnya ++ mulu" ledek raya kembali.
"asu lo...maksud gue nilai A+ , bukan ++. otak lo aja isinya selangkangan mulu,bhahahahahhahaahha"
skak mat deh raya seketika.
suasana kembali hening,aku mengambil segelas air di dapur rumah raya dan meminumnya.
ketika aku baru mau keluar dapur, ibu raya keluar dari kamar dan menegurku.
"ehh, kamu wil.belom tidur?" tanya ibu raya.
"belom bu, aku lagi bete aja dirumah, jadi ke sini. hehehhe" jawabku singkat.
" udah makan belom?kalo belom, makan aja. ibu masih ada lauk tuh." ujar ibu raya kembali.
" gak bu,, makasih..aku udah makan kokl tadi,.oy, aku ke depan dulu ya. mau lanjut ngbrol sama anak-anak lain" ungkap ku seraya permisi ke ibu raya.
pas aku keluar dan kembali duduk bareng anak-anak lain, tiba-tiba ada seorang teman raya datang, entah siapa dia. yang pasti aku belom pernah melihat dia sebelumnya.
tinggi badannya sekitar 165cm,berkulit sawo matang dan badannya berisi gitu.
dia melirik ku sesaat dan tersenyum.
"oiiii, apa kabar lo?" sapa raya memulai percakapan.
"baik, sorry baru dateng. lagi ada masalah dikampus gue.anak-anak laen mana?" jawabnya.
"masih sibuk UAS, emank lo..kuliah cabut mulu." seru raya menjawab pertanyaannya.
"masih sibuk UAS, emank lo..kuliah cabut mulu." seru raya menjawab pertanyaannya.
"kenalin nih temen gue..wila" ujar raya memperkenalkan ku ke temannya itu.
aku mengulurkan tanganku dan sedikit menunduk membuat payudaraku yang bear sedikit menyembul dari kaos ku yang pendek berleher V.
aku mengulurkan tanganku dan sedikit menunduk membuat payudaraku yang bear sedikit menyembul dari kaos ku yang pendek berleher V.
"rabas" jawabnya
"wila"..aku kembali mengenalkan diriku.
"wila"..aku kembali mengenalkan diriku.
dia tersenyum dan melirik ku nakal. shitt!!!!dalam hatiku.. nih anak pasti udah punya otak ngeres.
ku pikir dia akan duduk bareng anak-anak di teras, tapi dugaan ku salah. dia duduk di ruang Tv rumah raya dan menyetel siaran bola.
tiba- tiba aku terasa ingin buang air kecil dan kembali masuk rumah raya mengarah ke toilet.
setelah aku selesai dari toilet dan keluar menju teras, seketika rabas menegurku dan ingin mengajakku ngobrol soal kampus.
aneh pikirku, anak bermasalah dikampus gitu tengah malam gini ngajakin ngbrol soal kampus.. asliii modus banget brayyy..
aku mengambil duduk disampingnya..
awalnya sih biasa aja ngbrol.. kebetulan dia kuliah fakultas yang sama denganku.
kemudian, setelah beberapa lama ngobrol, dia mendekatkan wajahnya ke arah leherku..
aku menegurnya.
"mau ngapain lo?gue dah mandi kali"seru ku
"mau ngapain lo?gue dah mandi kali"seru ku
"payudara lo gede banget, bikin gue horny"jawab rabas.
"maksud lo?" tanyaku kembali menyelidik masih dengan sikap santai.
tak sempat dia memnjawab pertanyaanku, tangan rabas langsung mengarah ke payudaraku dan meremasnya. kebtulan malam itu aku lagi pake bra yang tanpa busa. at last , rabas bisa langsung merasakan kekenyalan payudaraku.
"anjing... apaan si lo.jijik gue. gue cabut" aku berdiri dan berusaha meninggalkan rabas.
"maksud lo?" tanyaku kembali menyelidik masih dengan sikap santai.
tak sempat dia memnjawab pertanyaanku, tangan rabas langsung mengarah ke payudaraku dan meremasnya. kebtulan malam itu aku lagi pake bra yang tanpa busa. at last , rabas bisa langsung merasakan kekenyalan payudaraku.
"anjing... apaan si lo.jijik gue. gue cabut" aku berdiri dan berusaha meninggalkan rabas.
entah karna dia mabuk atau memang benar-benar horny melihat payudaraku yang besar dan kenyal.
baru aku selangkah menuju teras, rabas menarik tanganku keras , sehingga membuatku jatuh diatas sofa.
shittt!!! dia langsung bekap tubuh gue dan mencumbu nya dengan liar. aku sesaat tak berdaya, karna tak mampu melawan.
sampai akhirnya aku berusaha untuk mendorong tubuhnya keras.
tapiiii..bukannya aku bisa bebas, yang ada rabas makin menguatkan dekapan tangannya di tubuhku
arghhhh,,, mau teriak gak enak sama ortu raya. mau manggil raya, lebih gak enak. disangka gue yang bikin rusuh duluan,
taikkkslahhh malam itu,, persetan dengan laki-laki ini.
kembali rabas memulai aksinya, dia memasukkan tangannya ke dalam kausku dan berusaha tuk meremas-remas payudaraku.,
sedngkan tangan kirinya mengarah ke vaginaku dan berusaha tuk meraih lubang vagina ku yang sempit.
wowww...gerakan tangannya benar-benar liar dan cepat.
aku sudah tak bisa berontak.
aku terkunci diposisi ini.
kemudian tiba2 rabas mengeluarkan penisnyaa, aku sontak kaget dan terbelalak.
penisnya sungguh besar dab panjang. entah bagaimana rasanya jika penis itu masuk ke vaginaku.
dan mengocok-ngocok liang vaginaku..rasanya pasti nikmat dan menyakitkan
"naik wil.." perintah rabas sambil menarik tubuhku tuk bangkit..
anjritt... maksud dia nyruh bangkit, ternyata dy nyruh gue tuk jongkok di atas pahanya..
"apa-apaan sih lo..kok jadi kaya gini. lepasin gak????"gue menolak keras danmenepiskan tangannya dr hotpants gue.
"gak tahan wil, lo jg pasti pengen kan ngerasain kontol gue. dah bangun ni,, ayoolahh wil..sekali ini aja. klo pun lo keluar,, lo dah kaya gini ma gue.. kentang wil"
aku membiarkan rabas berbicara dan melangkahkan kakiku tuk keluar dr ruangan itu. tapi apa daya, lagi-lagi rabas menarik tanganku danmemaksaku kemudian membungkam mulutku dengan tangan kirinya./
"gak tahan wil, lo jg pasti pengen kan ngerasain kontol gue. dah bangun ni,, ayoolahh wil..sekali ini aja. klo pun lo keluar,, lo dah kaya gini ma gue.. kentang wil"
aku membiarkan rabas berbicara dan melangkahkan kakiku tuk keluar dr ruangan itu. tapi apa daya, lagi-lagi rabas menarik tanganku danmemaksaku kemudian membungkam mulutku dengan tangan kirinya./
bangsatttttlahhh ni cwok..terpaksa gue jongkok dibanding permainan ini gak kelar2.
pas tuh kontol baru masukin kepalanya,, gilaaaaaa,,,,, gue cuma mampu gigit bibir bawah gue menahan rasa sakitnya.asliiii, gede banget tuh kontol. kasian vagina gue terkoyak-koyak dibuatnya.
lalu raabas mendadak menekan pundakku..dan blesssssssss....masuklah smua kontolnya ke vaginaku.
rasanya bener-bener sakit dan penuh banget ni vagina. sampe- otot vagina rasanya kaya keram gak bisa menampungnya.
kemudian rabas yang dengan posisi duduk menggoyangkan badannya, sehingga membuat kontolnya keluar masuk dari vaginaku.
sungguh rasanya...benar2benar nikmat..
kemudian dia menarik ke atas kausku dan mengemut-ngemut puting payudaraku.
aku sudah terbawa gairah ini dan tanpa sadar aku ikut turut memompa vaginaku menenggalamkan kontol rabas semakin dalam di vaginaku.
shittlahhh.....skitar 15 menit, rabas menarik tubuhku minggir karna dy ingin keluar.
namun, sepertinya rabas tak puas hanya dengan vaginaku.
dia menarik kepalaku dan memaksa memasukkan penisnya ke dalam mulutku
"crottttt,,,," mani nya keluar dan tumpah smua di dalam mulutku..
aku tak bisa menampung mani rabas yang begitu banyak
hingga luber ke kursi sofa.
akhirnya rabas mengambil tissue di atas meja dan membersihkannya.
aku segera merapihkan tubuhku dan kembali ke toilet tuk membersihkan mani rabas dari mulutku.
ketika aku kembali dari toilet, rabas menghampiriku dan berbisik " vagina kamu sempit banget, bulu vagina kamu jg aku suka banget. kontol aku ngejepit banget.besok-besok lagi ya."
aku tak menjawabnya dan berlalu kembali ke teras berkumpul dengan raya dan beberapa anak lain.
" lama amat lo wil..."tegur raya.
" lama amat lo wil..."tegur raya.
"mules gueee.....,.boker-boker"jawabku mmberikan alasan agar raya tak curiga.
"ohhh..oke..kirain knpa lama amat ke toilet."
Langganan:
Postingan (Atom)