First seks...
SEKS,,,,satu kata yang masih dianggap tabu bagi sebagian orang, tapi gak untuk anak kampuz seperti gue n rekan-rekan gue lainnya yang menikmati indahnyan seks. Pertama kali gue kenal seks usia gue baru 15 tahun. Dan untuk first seks gue saat usia gw 18 tahun.ketika itu gue telah duduk di bangku kuliah semester 1. Awalnya gue menolak untuk melakukan hubungan intim atau lebih dikenal dengan ucapan “ML” alias making love. Orang pertama yang nikmatin tubuh gue n vagina gw yg sempit Sebut saja namanya eriz. dia adalah seorang pria ganteng, gagah, kaya, dan gaul. Dia kuliah disalah satu universitas swasta terkenal daerah jakarta barat. Mungkin karena itu gue sampe kebobolan melepaskan keperawanan gue.
Awal perkenalan gue sama eriz sekitar bulan desember 2007. Gue diperkenalkan oleh seorang cewe bernama dina. Perkenalan gue sama dina pun hanya lewat telpon salah sambung. Dari situ dia menceritakan pengalaman seks nya dengan bermacam- macam pria. Mungkin kalian akan berpkiran dia adalah seorang pelacur. Bukan,,,dia bukanlah pelacur atau wanita panggilan. Dia adalah seorang ibu rumah tangga muda yang haus akan seks. Sama seperti halnya diri gue kini.
sejak perkenalan gue dengan dina pemikiran gue yang menganggap seks itu kotor mulai berubah. Beberapa hari setelah perkenalan gue dengan dina dia memberikan nomor hp seseoran. Dia ceritakan ciri-ciri fisik dan kondisi materinya, gue pun mulai tertarik, dan akhirnya pun gue hubungi lelaki itu. Respon awalnya sangat baik dan sopan. Walaupun dia kaya dan beda agama sama gue tapi dia sangat menghargai gue.
Tiap hari eriz menghubungi gue dan sms gue. Dia pun mengajak gue bertemu,tapi sayangnya saat itu gue masih malu dan gak berani ketemu orang yang belum pernah gue kenal secara face to face. Sampai akhirnya setahun berlalu dan gue pun bisa bertemu dengan eriz.
Gue inget banget,,saat itu hari jumat siang n bulan februari. Dia telpon gue n nanya lagi ngapain??? Gw Cuma jawab singkat” baru pulang kuliah n mw makan,ada apa?”.tanpa basa-basi eriz lgsung mengajak gue ketemuan” aku lagi jalan nih ke daerah cilandak.bisa ketemu gak 1 jam lagi?”. Gue pun sontak kaget n bingunG mau jawab apa, sampai beberapa saat yang keluar dari mulut gue hanya satu kata.OK. gue pun segera bersiap-siap diri tuk ketemu dia. Gue pake hot pants n baju putih brenda dengan dada rendah n dengan sepatu high heels. Gue ketemu eriz di Citos. Di situ gue lunch dulu ma dia n setelah itu jalan berdua dengan mobil jazz nya. Waktu itu gue gak kepikiran bakalan ML ma dia(secara gue masih polos saat itu), jadi saat dia ngajak gue mampir ke rumah dia gue langsung mau aja.
Sampai dirumahnya yang besar n cukup mewah, gue disuruh duduk dulu disofanya yang empuk berwarna merah marun. Lalu eriz menyediakan minum buat gue. Dan kemudian dia pamit ma gue mau mandi dulu dan ganti baju. Tak berapa lama kemudian dia turun dari lantai dua rumahnya dengan kaos putih dan celana pendek bergaris. Bau tubuhnya sangat wangi dengan parfum. Nafsu seks ku pun mulai naik dan terbayang ingin sekali melumat bibirnya lalu mencekram otot tubuhnya yang kekar itu. Tanpa diduga, eriz duduk disamping gue n melihat gue dengan tatapan dalam.
Kalian tau apa yang terjadi setelah itu?????yaaa,,dia mencium bibir merah gue dan melumatnya sampai dengan lidah gue. Gilaaaaaa,,,,nikmat banget rasanya sampe gue gak sadar klo baju gue dah terangkat ke atas n terlihat payudara gue yang putih dan kenceng terbalut bra warna hitam.
Dia pun menarik tangan gue lalu memasukkannya ke dalam celana pendek dia. Lalu gue pegang batang dia dan mengocoknya dengan pelan. Dia tak henti-hentinya mencium gue dan meremas payudara gue. Rasanya bener-bener nikmat banget. Lalu dia menarik tangan gue dan mengajak ke kamarnya yang besar dan dingin sekali karna AC. Disitu dia melepas kaos nya dan celana pendeknya. Kemudian gue disuruh melumat batang dia. Saat gue melumat batang dia terasa ada yang meraba punggung gw dan gue sadar kalau dia saat itu ternyata melepas pengait bra gue dan menarik baju seksi yang gw kenakan. Ini adalah pertama kalinya gue terbuka seperti ini dihadapan laki-laki. Tak henti sampai disitu, dia membuka kancing celana gue lalu menurunkannya kebawah. Melihat tubuh gue yang putih,kencang, padat,dan masih perwan pastinya,matanya terbelalak melihatnya. Apalagi ukuran dada gue bisa dibilang lumayan besar yaitu 36B.
Eriz pun mulai memainkan tangannya disetiap bagian tubuh gue. Gue Cuma bisa diem menikmatinya.entah setan apa yang membuat gue sampai lupa diri dan membiarkan eriz melihat dan menikmati tubuh gue yang sintal ini.
Sekitar 15 menit dia menikmati itu, kemudian dia mulai menyuruh gue berbaring di springbednya yang empukkk banget. Gak Cuma itu aja, kemudian dia menyuruh kaki gue mengangkang.
“STOP....lkamu mau ngapain?”tanya gue sontak mulai tersadar.eriz pun tetap memaksa gue melakukannya dan berkata,”gak sakit kok sayang.Cuma sebentar ja sakitnya, habis itu pasti kamu keenakan dan minta lagi”.
“aku gak ngerti maksud kamu apa, udah lah aku mau pulang sekarang. Aku belum mau melakukannya sekarang. Ku belum siap nikah dan melepaskan semuanya. Cukup ini aja”. Ujarku seraya bangkit dari tempat tidur lalu mengambil baju dan celanaku.Tapi eriz tidak tinggal diam, ia pun segera bangkit juga dari tempat tidur lalu segera memelukku dari belakang kemudian mencium leherku...lalu dia kembali menarikku ke tempat tidur. Dia tahan kedua tanganku agar tidak bisa berontak dan dia buka paha ku sehingga terlihatlah lubang vagina ku. Sungguh saat itu aku menangis dan berteriak, tapi apa daya ia mengancam ku sehingga aku pun pasrah. Dengan cepat ia masukkan batang kelaminnya yang panjang dan besar itu ke dalam vagina ku yang masih rapat dan perawan. Sontak aku pun berteriak kesakitan “awwwwwwww,,,udah..udah..aku gak mau lagi. Aku mau pulang sekarang”. Namun eriz tidak menggubris teriakanku. Dia justru semakin nafsu menggenjot penisnya dalam vagina ku lalu dia angkat kakiku dan menaruhnya diatas pundaknya. Tidak sampai disitu saja, lalu dia keluarkan penisnya dan memasukkannya lagi sampai aku benar-benar tidak tahan dan keluarlah darah keperawananku.
Aku benar-benar tak berdaya saat itu. Tak ada perasaan nikmat saat aku ditiduri dia. Hanyalah sebuah perasaan menyesal, takut, dan kecewa. Aku benar-benar putus asa dan tidak mampu berbuat apa-apa. Tak terbayangkan olehku, diriku yang kini sudah tidak perawan. Aku takut ketika aku menikah nanti suamiku kecewa dan menceraikanku karena ketidakperawananku. Ya tuhan,,maafkan aku...maafkan lah aku juga mama dan papa. Aku tak dapat menjaga keperawananku. Maaf untuk pacarku. Aku telah menghianatimu.
Dua jam telah berlalu, aku. Lalu erizpun mencabut penisnya. Dan keluarlah cairah putih kental membasahi payudaraku. Aku merasa jijik melihatnya. Eriz pun segera mengambil tissue dan membersihkannya. Aku pun segera mengambil bajuku dan memakainya lagi.
Aku berkaca merapihkan tubuhku. Lalu keluarlah air mataku melihat tubuhku ini. Sungguh aku menyesal melakukan semua yang terjadi barusan. Tak berapa lama eriz pun kembali dengan pakaian rapih dan tubuh yang wangi. Mungkin ia langsung mandi tadi. Karena masih terasa bau sabun mandinya. setelah itu aku segera menaiki jazznya. Aku ganti celana didalam jazznya. Aku tidak mau orangtua tau kalau anak gadisnya yang sudah tidak perawan ini pergi dengan pakaian seperti pelacur ini. Karena sesungguhnya aku adalah wanita berjilbab.
SEKS,,,,satu kata yang masih dianggap tabu bagi sebagian orang, tapi gak untuk anak kampuz seperti gue n rekan-rekan gue lainnya yang menikmati indahnyan seks. Pertama kali gue kenal seks usia gue baru 15 tahun. Dan untuk first seks gue saat usia gw 18 tahun.ketika itu gue telah duduk di bangku kuliah semester 1. Awalnya gue menolak untuk melakukan hubungan intim atau lebih dikenal dengan ucapan “ML” alias making love. Orang pertama yang nikmatin tubuh gue n vagina gw yg sempit Sebut saja namanya eriz. dia adalah seorang pria ganteng, gagah, kaya, dan gaul. Dia kuliah disalah satu universitas swasta terkenal daerah jakarta barat. Mungkin karena itu gue sampe kebobolan melepaskan keperawanan gue.
Awal perkenalan gue sama eriz sekitar bulan desember 2007. Gue diperkenalkan oleh seorang cewe bernama dina. Perkenalan gue sama dina pun hanya lewat telpon salah sambung. Dari situ dia menceritakan pengalaman seks nya dengan bermacam- macam pria. Mungkin kalian akan berpkiran dia adalah seorang pelacur. Bukan,,,dia bukanlah pelacur atau wanita panggilan. Dia adalah seorang ibu rumah tangga muda yang haus akan seks. Sama seperti halnya diri gue kini.
sejak perkenalan gue dengan dina pemikiran gue yang menganggap seks itu kotor mulai berubah. Beberapa hari setelah perkenalan gue dengan dina dia memberikan nomor hp seseoran. Dia ceritakan ciri-ciri fisik dan kondisi materinya, gue pun mulai tertarik, dan akhirnya pun gue hubungi lelaki itu. Respon awalnya sangat baik dan sopan. Walaupun dia kaya dan beda agama sama gue tapi dia sangat menghargai gue.
Tiap hari eriz menghubungi gue dan sms gue. Dia pun mengajak gue bertemu,tapi sayangnya saat itu gue masih malu dan gak berani ketemu orang yang belum pernah gue kenal secara face to face. Sampai akhirnya setahun berlalu dan gue pun bisa bertemu dengan eriz.
Gue inget banget,,saat itu hari jumat siang n bulan februari. Dia telpon gue n nanya lagi ngapain??? Gw Cuma jawab singkat” baru pulang kuliah n mw makan,ada apa?”.tanpa basa-basi eriz lgsung mengajak gue ketemuan” aku lagi jalan nih ke daerah cilandak.bisa ketemu gak 1 jam lagi?”. Gue pun sontak kaget n bingunG mau jawab apa, sampai beberapa saat yang keluar dari mulut gue hanya satu kata.OK. gue pun segera bersiap-siap diri tuk ketemu dia. Gue pake hot pants n baju putih brenda dengan dada rendah n dengan sepatu high heels. Gue ketemu eriz di Citos. Di situ gue lunch dulu ma dia n setelah itu jalan berdua dengan mobil jazz nya. Waktu itu gue gak kepikiran bakalan ML ma dia(secara gue masih polos saat itu), jadi saat dia ngajak gue mampir ke rumah dia gue langsung mau aja.
Sampai dirumahnya yang besar n cukup mewah, gue disuruh duduk dulu disofanya yang empuk berwarna merah marun. Lalu eriz menyediakan minum buat gue. Dan kemudian dia pamit ma gue mau mandi dulu dan ganti baju. Tak berapa lama kemudian dia turun dari lantai dua rumahnya dengan kaos putih dan celana pendek bergaris. Bau tubuhnya sangat wangi dengan parfum. Nafsu seks ku pun mulai naik dan terbayang ingin sekali melumat bibirnya lalu mencekram otot tubuhnya yang kekar itu. Tanpa diduga, eriz duduk disamping gue n melihat gue dengan tatapan dalam.
Kalian tau apa yang terjadi setelah itu?????yaaa,,dia mencium bibir merah gue dan melumatnya sampai dengan lidah gue. Gilaaaaaa,,,,nikmat banget rasanya sampe gue gak sadar klo baju gue dah terangkat ke atas n terlihat payudara gue yang putih dan kenceng terbalut bra warna hitam.
Dia pun menarik tangan gue lalu memasukkannya ke dalam celana pendek dia. Lalu gue pegang batang dia dan mengocoknya dengan pelan. Dia tak henti-hentinya mencium gue dan meremas payudara gue. Rasanya bener-bener nikmat banget. Lalu dia menarik tangan gue dan mengajak ke kamarnya yang besar dan dingin sekali karna AC. Disitu dia melepas kaos nya dan celana pendeknya. Kemudian gue disuruh melumat batang dia. Saat gue melumat batang dia terasa ada yang meraba punggung gw dan gue sadar kalau dia saat itu ternyata melepas pengait bra gue dan menarik baju seksi yang gw kenakan. Ini adalah pertama kalinya gue terbuka seperti ini dihadapan laki-laki. Tak henti sampai disitu, dia membuka kancing celana gue lalu menurunkannya kebawah. Melihat tubuh gue yang putih,kencang, padat,dan masih perwan pastinya,matanya terbelalak melihatnya. Apalagi ukuran dada gue bisa dibilang lumayan besar yaitu 36B.
Eriz pun mulai memainkan tangannya disetiap bagian tubuh gue. Gue Cuma bisa diem menikmatinya.entah setan apa yang membuat gue sampai lupa diri dan membiarkan eriz melihat dan menikmati tubuh gue yang sintal ini.
Sekitar 15 menit dia menikmati itu, kemudian dia mulai menyuruh gue berbaring di springbednya yang empukkk banget. Gak Cuma itu aja, kemudian dia menyuruh kaki gue mengangkang.
“STOP....lkamu mau ngapain?”tanya gue sontak mulai tersadar.eriz pun tetap memaksa gue melakukannya dan berkata,”gak sakit kok sayang.Cuma sebentar ja sakitnya, habis itu pasti kamu keenakan dan minta lagi”.
“aku gak ngerti maksud kamu apa, udah lah aku mau pulang sekarang. Aku belum mau melakukannya sekarang. Ku belum siap nikah dan melepaskan semuanya. Cukup ini aja”. Ujarku seraya bangkit dari tempat tidur lalu mengambil baju dan celanaku.Tapi eriz tidak tinggal diam, ia pun segera bangkit juga dari tempat tidur lalu segera memelukku dari belakang kemudian mencium leherku...lalu dia kembali menarikku ke tempat tidur. Dia tahan kedua tanganku agar tidak bisa berontak dan dia buka paha ku sehingga terlihatlah lubang vagina ku. Sungguh saat itu aku menangis dan berteriak, tapi apa daya ia mengancam ku sehingga aku pun pasrah. Dengan cepat ia masukkan batang kelaminnya yang panjang dan besar itu ke dalam vagina ku yang masih rapat dan perawan. Sontak aku pun berteriak kesakitan “awwwwwwww,,,udah..udah..aku gak mau lagi. Aku mau pulang sekarang”. Namun eriz tidak menggubris teriakanku. Dia justru semakin nafsu menggenjot penisnya dalam vagina ku lalu dia angkat kakiku dan menaruhnya diatas pundaknya. Tidak sampai disitu saja, lalu dia keluarkan penisnya dan memasukkannya lagi sampai aku benar-benar tidak tahan dan keluarlah darah keperawananku.
Aku benar-benar tak berdaya saat itu. Tak ada perasaan nikmat saat aku ditiduri dia. Hanyalah sebuah perasaan menyesal, takut, dan kecewa. Aku benar-benar putus asa dan tidak mampu berbuat apa-apa. Tak terbayangkan olehku, diriku yang kini sudah tidak perawan. Aku takut ketika aku menikah nanti suamiku kecewa dan menceraikanku karena ketidakperawananku. Ya tuhan,,maafkan aku...maafkan lah aku juga mama dan papa. Aku tak dapat menjaga keperawananku. Maaf untuk pacarku. Aku telah menghianatimu.
Dua jam telah berlalu, aku. Lalu erizpun mencabut penisnya. Dan keluarlah cairah putih kental membasahi payudaraku. Aku merasa jijik melihatnya. Eriz pun segera mengambil tissue dan membersihkannya. Aku pun segera mengambil bajuku dan memakainya lagi.
Aku berkaca merapihkan tubuhku. Lalu keluarlah air mataku melihat tubuhku ini. Sungguh aku menyesal melakukan semua yang terjadi barusan. Tak berapa lama eriz pun kembali dengan pakaian rapih dan tubuh yang wangi. Mungkin ia langsung mandi tadi. Karena masih terasa bau sabun mandinya. setelah itu aku segera menaiki jazznya. Aku ganti celana didalam jazznya. Aku tidak mau orangtua tau kalau anak gadisnya yang sudah tidak perawan ini pergi dengan pakaian seperti pelacur ini. Karena sesungguhnya aku adalah wanita berjilbab.
Pengalaman pribadi?
BalasHapuswau . ngaceng teh
BalasHapusX prlu nak menipu la
BalasHapus. Buad ap mau sok suci ..
Dasar itil lo aja pengen dikenyot!
BalasHapusMuna!!!
Dasar itil lo aja pengen dikenyot!
BalasHapusMuna!!!
Baca kisah Edi dan Dini di https://bit.ly/2leL2r5
BalasHapusVideo bokep perawan terbaru indonesia ya boss cu di jamin update dan terbaru ayo segera main ke BOKEP-PERAWAN.COM
BalasHapusSalam crot
Video bokep perawan terbaru indonesia ya boss cu di jamin update dan terbaru ayo segera main ke BOKEP-PERAWAN.COM
BalasHapusSalam crot